Trading Saham : Kamus, Macam-macam dan Corporate Action
Cari Berita

Trading Saham : Kamus, Macam-macam dan Corporate Action

Tabloid Internet
Senin, 29 Oktober 2018

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas tentang mitos-mitos dalam trading saham yang tentunya menjadi langkah awal untuk belajar sistem trading. Nah dalam artikel kali ini saya masih akan memberikan ilmu dasar dalam dunia trading tentang kamus, macam-macam dan corporate action yang biasa digunakan dalam sistem trading. Silahkan simak di bawah ini :

trading saham indonesia, aplikasi trading saham,  trading saham online modal kecil, cara trading saham harian, trading saham online terbaik, trading saham online gratis.
Pahami Ilmu dasar Trading Saham

Kamus Trading Saham


Thread ini akan saya isi untuk semua kamus / istilah dalam trading saham. Silahkan simak secara detail.

Dividen

Dividen adalah pembagian sebagian dari keuntungan perusahaan, yang diputuskan oleh management suatu emitten pada para pemegang sahamnya. Perusahaan diwajibkan untuk memberikan dividen minimal 1 kali dalam 3 tahun.

Cum Date

Cum date adalah batas waktu terakhir dari investor untuk membeli saham suatu emiten agar mendapatkan dividen.

Ex Date

Terbalik dengan Cum Date, investor yang membeli saham sejak tanggal Ex Date tidak berhak mendapatkan dividen.

Macam - macam Saham


Blue Chip Stocks

Adalah saham perusahaan - perusahaan besar yang mempunyai kapitalisasi besar dan mempunyai reputasi besar.Contohnya seperti PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM), PT Astra Internasional (ASII), Bank BCA (BBCA)

Growth Stocks

Suatu emiten yang menunjukan pertumbuhan laba dan pendapatan yang lebih tinggi dibanding rata- rat perusahaan sejenis disebut Growth Stocks. Saham yang termasuk dalam growth stock adalah saham - saham yang sedang tumbuh 

Defensive Stocks

Adalah saham yang tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi ekonomi dan politik suatu negara.
Contoh saham - saham ini adalah saham yang bergerak dibidang Pharmasi dan makanan seperti kalbe farma dan indofood. Pada masa krisis setiap orang tetap butuh obat dan makanan.

Income Stock

Emitten ini rajin memberikan Dividen kepada pemegang sahamnya karena perusahaan ini tidak memerlukan tambahan modal besardan sudah mature.Laba tahunan akan dibagikan kepada pemegang sahamnya.

Pemegang saham ini memang umumnya mencari keuntungan dari deviden yang dibagiakan tiap tahun oleh emitten. Contoh saham ini adalah Unilever (UNVR)

Junk Stock

Umum saham ini tidak dikelola dengan baik oleh management, mempunyai hutang yang banyak dan product yang tidak mempunyai prospek cerah.
Sangat sering tiba-tiba naik dan turun tanpa ada alasan jelas.

Corporate Action


Stock Split

Harga saham kadang - kadang mempunyai nominal yang besar sehingga tidak menarik investor untuk membeli dan tidak liquid.Maka dari itu dilakukan stock split dalam arti corporasi memecah nilai saham dengan rasio tertentu agar investor tertarik untuk membeli.

Reverse Stock Split

Kebalikan dari stock split reveserse stock split mengabungkan beberapa saham menjadi satu sehingga nilai dari suatu saham menjadi lebih besar.Tujuan dari reverse stock split adalah biasanya untuk mengangkat "derajat" dari suatu saham.

Right Issue 

Adalah hak yang diberikan oleh emitten untuk pemegang saham untuk membeli saham pada harga pelaksaan "exercise price" pada jangka waktu yang telah ditentukan.
Tujuan dari Right Issue adalah emiten ingin mendapatkan dana segar untuk expansi usaha, membayar utang, dll.

Buy Back

Adalah aksi beli saham oleh Emitten untuk menjaga harga saham tidak jatuh, akusisi oleh dari pihak lain. Maksimum yang diperbolehkan Buy Back oleh Bappepam adalah 10% dari total saham yang beredar.

Nah, diatas sudah jelas bukan? Nantikan edisi belajar ilmu trading saham di artikel selanjutnya. Selalu cek bagian kategori saham di website ini.